NNB Indonesia – Upaya pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar kembali membuahkan hasil. Polda Nusa Tenggara Timur bersama Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah pria dewasa warga negara Spanyol pada Minggu pagi.
Jenazah ditemukan sekitar pukul 08.47 WITA di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Penemuan tersebut terjadi saat Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Kabidhumas Polda NTT, Henry Novika Chandra, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa jenazah telah dievakuasi untuk menjalani proses pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
“Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah pria dewasa warga negara Spanyol di perairan Selat Padar. Saat ini jenazah sudah dievakuasi untuk pemeriksaan dan identifikasi,” ujarnya.
Setelah ditemukan dalam kondisi terapung, jenazah segera dievakuasi menggunakan Kapal KN SAR Punta Dewa milik Basarnas dan dibawa menuju Labuan Bajo. Sekitar pukul 10.15 WITA, jenazah tiba di Pelabuhan Labuan Bajo dan langsung dibawa ke RSUD Komodo untuk dilakukan visum serta proses identifikasi oleh tim medis dan Biddokkes Polda NTT sesuai prosedur Disaster Victim Identification.
Kabidhumas menegaskan seluruh tahapan evakuasi dan identifikasi dilakukan secara profesional dan humanis, serta tetap berkoordinasi dengan keluarga korban dan instansi terkait.
Sementara itu, operasi pencarian korban lainnya dipastikan masih berlanjut. Polda NTT bersama Tim SAR Gabungan sepakat memperpanjang masa pencarian selama tiga hari ke depan.
“Perpanjangan operasi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi bersama karena masih ada korban yang belum ditemukan serta adanya temuan baru di lokasi pencarian,” kata Henry.
Atas arahan Kapolda NTT, seluruh unsur SAR tetap dikerahkan secara maksimal melalui penyisiran laut, patroli perairan, dan dukungan peralatan SAR untuk mempercepat proses pencarian. Polda NTT juga mengimbau masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Padar agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban atau bangkai kapal.


