NNB Indonesia – Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Gelombang III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Ditbinmas Polda NTT tingkat Polres Nagekeo resmi berakhir. Upacara penutupan dipimpin oleh Wakapolres Nagekeo Kompol Made Mudana dan berlangsung di Lapangan Apel Polres Nagekeo, Selasa (3/2/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam sambutannya, Wakapolres Kompol Made Mudana menyampaikan bahwa Pelatihan Gada Pratama merupakan bagian penting dari pembinaan Satpam sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing.

“Pelatihan ini menjadi bekal awal bagi para Satpam untuk memahami tugas, fungsi, serta peranannya sebagai unsur pengamanan swakarsa yang profesional dan bertanggung jawab. Namun, pengetahuan yang diperoleh harus terus dikembangkan sesuai dengan dinamika dan tantangan kamtibmas di lapangan,” ujar Kompol Made Mudana.

Pelatihan Satpam Gada Pratama Gelombang III Tahun 2026 Resmi Ditutup
Upacara penutupan yang dimulai sekitar pukul 08.20 Wita itu turut dihadiri Pejabat Utama Polres Nagekeo, personel bintara Polres Nagekeo, para perwira pendamping pelatihan, serta perwakilan dari PT Flores Naroma Permai.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Satpam memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan Polri di lingkungan kerja tertentu, sehingga dituntut untuk selalu berpedoman pada prinsip-prinsip penuntun Satpam serta metode pengamanan yang sejalan dengan pola kepolisian.

“Satpam bukan hanya unsur pembantu pimpinan di lingkungan kerjanya, tetapi juga mitra Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib. Oleh karena itu, tingkatkan profesionalisme, kedisiplinan, serta koordinasi dengan unsur terkait,” tegasnya.

Sementara itu, Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol Sudartomo Sik.Msi melalui Perwira Pendamping dari Polda NTT, Iptu Bertho Apelaby, menyampaikan bahwa pelatihan Gada Pratama tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik, tetapi juga pada pembentukan sikap mental, etika, dan pemahaman hukum bagi para Satpam.

“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan dasar kepolisian, keterampilan pengamanan, serta sikap disiplin dan tanggung jawab. Harapannya, setelah kembali ke lingkungan kerja masing-masing, para Satpam mampu menjalankan tugas secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Iptu Bertho Apelaby.

Ia juga berharap para lulusan Gada Pratama dapat menjadi contoh dalam penerapan pengamanan swakarsa yang humanis serta mampu bersinergi dengan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.

Kesempatan tersebut, Wakapolres turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Flores Naroma Permai serta seluruh tim pelatih atas dukungan dan dedikasinya dalam menyukseskan Pelatihan Satpam Gada Pratama Gelombang III Tahun 2026.

Upacara penutupan ditandai dengan penanggalan tanda peserta pelatihan dan penyematan tanda Gada Pratama kepada perwakilan peserta, dilanjutkan dengan pembacaan prinsip-prinsip penuntun Satpam, doa bersama, serta menyanyikan lagu “Bagimu Negeri”. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.

Pelatihan Satpam Gada Pratama Gelombang III Tahun 2026 ini diharapkan mampu mencetak Satpam yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung tugas Polri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Nagekeo.