NNB Indonesia – Polda Nusa Tenggara Timur mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan Danau Kelimutu, meskipun status aktivitas gunung api Kelimutu masih berada pada Level I atau Normal.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Henry Novika Chandra, menyampaikan bahwa hasil pemantauan aktivitas Kelimutu selama periode pengamatan 13 Januari 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 Wita tidak menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.
“Secara umum aktivitas masih normal. Namun faktor cuaca seperti hujan dan angin kencang tetap perlu menjadi perhatian masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.
Berdasarkan laporan pengamatan, kondisi visual di kawasan Danau Kelimutu terpantau jelas hingga berkabut tipis. Asap kawah tidak teramati dan aktivitas kegempaan tercatat nihil selama periode pengamatan.
Kondisi tiga danau kawah utama terpantau relatif stabil. Danau Tiwu Atapolo berwarna hijau tosca dengan suhu air 19,2 derajat Celsius dan terlihat bualan kecil di bagian tepi timur laut. Danau Tiwu Koofai Nuwamuri berwarna hijau muda dengan endapan belerang cokelat keemasan di permukaan air. Bau gas belerang tercium lemah hingga sedang, dengan suhu air mencapai 30,2 derajat Celsius tanpa peningkatan signifikan. Sementara itu, Danau Tiwu Ata Bupu berwarna hijau tua dengan kondisi air tenang dan suhu 18,6 derajat Celsius.
Polda NTT menegaskan bahwa meskipun status aktivitas masih normal, potensi bahaya tetap ada, terutama terkait gas beracun dan kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melewati pagar pembatas, tidak mendekati bibir danau kawah, serta tidak bermalam di dalam kawasan danau.
Sebagai langkah preventif, Polri melalui Polres Ende terus melakukan koordinasi dengan Pos Pemantau Kelimutu, melakukan pengecekan langsung di lapangan, serta menyampaikan laporan perkembangan secara rutin.
Selain itu, personel kepolisian juga aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada wisatawan agar tetap berhati-hati saat berkunjung, mengingat curah hujan yang masih tinggi dan potensi angin kencang di wilayah tersebut.
Polda NTT memastikan akan terus memantau perkembangan aktivitas Kelimutu dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat guna menjamin keselamatan serta kenyamanan warga dan wisatawan.


