NNB Indonesia – Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pertanian bersama anggota DPRD Kabupaten Nagekeo menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa lima unit hand traktor kepada kelompok tani di Kecamatan Wolowae. Bantuan ini merupakan wujud nyata realisasi aspirasi masyarakat yang dihimpun saat pelaksanaan reses DPRD pada Maret 2025 lalu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bantuan alsintan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempermudah proses pengolahan lahan pertanian, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan meningkatnya produksi pertanian lokal, ketersediaan bahan pangan diharapkan semakin terjamin bagi masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Shafar Laga Rema, mengatakan bahwa penyaluran bantuan hand traktor ini merupakan bentuk komitmen DPRD dalam menindaklanjuti aspirasi petani yang mengharapkan dukungan sarana produksi pertanian. Menurutnya, sektor pertanian harus mendapat perhatian serius karena menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan.

Ia menegaskan, bantuan alsintan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja petani, sehingga berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi pertanian. Dengan demikian, kesejahteraan petani dapat terus ditingkatkan seiring dengan upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Bantuan ini adalah hasil dari aspirasi masyarakat yang kami terima saat reses. Kami berharap hand traktor ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produksi pertanian dan mendukung ketersediaan pangan lokal,” kata Shafar.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Yohanes Siga. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan alsintan tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari aspirasi masyarakat Wolowae yang disampaikan saat kegiatan reses DPRD pada Maret 2025.

“Bantuan hand traktor ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat Wolowae yang kami terima saat reses Maret 2025. Selain membantu petani mengolah lahan, bantuan ini juga diarahkan untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Yan Siga.

Ia merinci, bantuan hand traktor disalurkan kepada lima kelompok tani penerima manfaat, yakni Kelompok Tani Wa Ina, Kema Sama, Sedang Mekar, Murah Hati, dan Kasih Sejati.

“Kelompok Wa Ina di Desa Tendakinde, Kelompok Kema Sama di Desa Tendakinde, Kelompok Sedang Mekar di Desa Tendakinde, Kelompok Murah Hati di Desa Tendakinde, serta Kelompok Kasih Sejati di Desa Anakoli,” sebunya.

Menurutnya, dengan tersedianya alsintan tersebut, produktivitas pertanian di Kecamatan Wolowae diharapkan meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat pasokan pangan lokal di Kabupaten Nagekeo.

“Ketahanan pangan yang kuat akan menjadi penopang utama keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Karena itu, alat ini harus dimanfaatkan dan dirawat secara bertanggung jawab,” pungkas Yan Siga.