NNB Indonesia –  Peringatan Hari Ulang Tahun Desa Tendakinde ke-25 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pembangunan desa yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Shafar Laga Rema, saat menghadiri perayaan HUT Desa Tendakinde, Senin (05/01/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut Shafar, selama 25 tahun perjalanan Desa Tendakinde, masyarakat telah menunjukkan ketangguhan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“DPRD Kabupaten Nagekeo berkomitmen mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan melalui penguatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Shafar.

Ia menambahkan, pembangunan desa harus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal agar kemajuan yang dicapai tidak menghilangkan identitas masyarakat setempat.

“Kemajuan desa harus berjalan seiring dengan pelestarian nilai budaya dan kearifan lokal agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” kata Shafar.

Ketua DPRD Nagekeo: HUT Tendakinde Momentum Perkuat SDM dan Gotong Royong
Ketua DPRD Nagekeo, Shafar Laga Rema (kiri) dan Wakil Ketua DPRD Nagekeo, Yohanes Siga (kanan).

Kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Yohanes Siga, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan.

“Keberhasilan pembangunan desa merupakan fondasi utama bagi kemajuan Kabupaten Nagekeo secara keseluruhan. Karena itu, kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat harus terus diperkuat,” kata Yan Siga.

Selain itu, Yan juga menekankan peningkatan kualitas generasi muda melalui akses pendidikan yang baik serta pemenuhan gizi sejak usia dini sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Lebih jauh, Yan Siga berharap  di usia ke-25 tahun, Desa Tendakinde terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera, sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Nagekeo.

“Kami berharap Desa Tendakinde menjadi contoh desa yang tumbuh mandiri, berdaya saing, dan mampu mengelola potensi lokal secara berkelanjutan,” pungkasnya.