NNB Indonesia – Ketua DPRD Nagekeo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Shafar Laga Rema, bersama Wakil Ketua DPRD Nagekeo dari Fraksi Gerindra, Yohanes Siga atau Yan Siga, menggelar agenda reses di Dusun Wakaseko, Desa Tendatoto, Kecamatan Wolowae, Minggu (30/11/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam sesi dialog, warga Desa Tendatoto menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan infrastruktur dasar, pendidikan, hingga pengembangan sektor pertanian diantaranya, usulan pembangunan jembatan gantung di Wolowajo, peningkatan jalan tani, sertifikasi tanah perumahan warga maupun tanah kantor desa, hingga program percetakan sawah di beberapa wilayah seperti Kolibri dan Keka Enda.

Warga juga meminta pembangunan embung mini serta dukungan beasiswa berprestasi khususnya bagi siswa yang ingin melanjutkan studi kedokteran.

Aspirasi lainnya mencakup normalisasi Sungai Saphikumi, penyediaan listrik di wilayah Saphikumi–Kolibari, serta pembangunan rabat beton dari Kampung Kokaranda menuju Gereja Wekaseko. Warga turut mengusulkan perluasan jaringan listrik PLN ke sejumlah kampung yang hingga kini belum teraliri listrik.

Di bidang pendidikan, masyarakat mengeluhkan minimnya tenaga pengajar di SDK Wolowajo yang hanya memiliki dua guru negeri. Warga juga menyuarakan keberatan terkait tingginya biaya komite sekolah yang mencapai Rp1.500.000, serta kondisi bangunan sekolah yang telah mengalami kerusakan berat. Selain itu, warga mengajukan permohonan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Ketua DPRD Nagekeo Shafar Laga Rema menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Reses di Wakaseko, Ketua dan Wakil DPRD Nagekeo Disambut Beragam Usulan Hingga Keluhan Biaya Komite Sekolah
Warga Wakaseko, Desa Tendatoto saat mengikuti reses

Shafar menyatakan bahwa seluruh poin yang disampaikan warga merupakan kebutuhan yang realistis dan mendesak untuk ditangani pemerintah daerah melalui program pembangunan yang terarah.

“Semua masukan dari warga akan kami bawa ke pembahasan di tingkat kabupaten. Kami ingin memastikan kebutuhan prioritas seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan pertanian bisa mendapat perhatian nyata dari pemerintah daerah,” ujar Shafar.

Wakil Ketua DPRD Nagekeo, Yan Siga, juga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan keberanian warga dalam menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut akan menjadi dasar penting untuk memperjuangkan program pembangunan agar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.

“Aspirasi ini sangat penting sebagai dasar bagi kami untuk memperjuangkan program pembangunan agar tepat sasaran. Kami akan koordinasikan dengan dinas terkait agar beberapa kebutuhan mendesak bisa segera ditindaklanjuti,” kata Yan Siga.