NNB Indonesia – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Nagekeo menggelar kegiatan syukuran atas keberhasilan meraih Juara I Lomba Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman Tingkat Nasional Tahun 2025, sekaligus membuka rangkaian kegiatan Class Meeting. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, Kementerian Agama, BPOM, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta orang tua siswa.
Prestasi membanggakan ini diraih melalui Kantin Daris MAN Nagekeo, yang dinilai unggul dalam aspek keamanan pangan, kebersihan, gizi, tata kelola kantin, serta komitmen warga sekolah dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman dan sehat bagi peserta didik.
Kepala MAN Nagekeo, Vera Kartina, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa PJAS Aman merupakan program Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang bertujuan memastikan makanan jajanan di lingkungan sekolah aman, sehat, dan berkualitas, sekaligus bebas dari bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan metanil yellow.
“PJAS sebenarnya bukan hal yang sulit. Yang paling menantang adalah membangun tanggung jawab dan komitmen bersama untuk melaksanakannya secara konsisten,” ujar Vera Kartina.
Ia juga mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam program keamanan pangan bukanlah yang pertama. Pada tahun 2015, saat bertugas di MIS Hidayatullah Atambua, Kabupaten Belu, ia pernah meraih Juara III dan Harapan II tingkat nasional dalam lomba kantin sehat dan keamanan pangan.
Menurutnya, siswa merupakan agen perubahan yang sangat penting dalam keberhasilan PJAS. Edukasi yang diterima di sekolah dapat diteruskan ke lingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga berdampak lebih luas.
Vera Kartina menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagekeo, Dinas Kesehatan, BPOM Ende, Polres Nagekeo, Polsek Aesesa, Kecamatan Aesesa, Kelurahan Mbay I, sekolah imbas, para pedagang sekitar sekolah, serta para alumni dan Kader PJAS yang aktif memberikan ide dan kontribusi, termasuk dalam pembuatan konten kreatif di media sosial.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Asykari Syamsudin, dalam sambutannya menyebut capaian MAN Nagekeo sebagai prestasi luar biasa yang membuktikan bahwa sekolah di daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas tidak ditentukan oleh letak geografis, tetapi oleh komitmen, disiplin, dan kerja keras,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Lomba PJAS Aman tidak hanya menilai rasa makanan, tetapi juga keamanan pangan, kebersihan, nilai gizi, kreativitas, serta kepedulian terhadap kesehatan anak sekolah. Karena itu, keberhasilan Kantin Daris MAN Nagekeo dinilai sebagai cerminan keberhasilan pendidikan karakter dan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Atas nama DPRD Kabupaten Nagekeo, Asykari menyampaikan penghargaan kepada Kepala MAN Nagekeo beserta jajaran, pengelola kantin, para guru pembina, dan seluruh siswa yang telah menjaga dan mengembangkan budaya pangan sehat di sekolah.
Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Nagekeo maupun di Nusa Tenggara Timur. DPRD, kata dia, berkomitmen mendukung program pendidikan, kesehatan anak, dan ketahanan pangan sebagai fondasi masa depan daerah dan bangsa.
Kegiatan syukuran ini ditutup dengan pembukaan resmi Class Meeting MAN Nagekeo, yang diharapkan menjadi wadah penguatan kebersamaan, kreativitas, dan sportivitas siswa setelah berakhirnya kegiatan akademik.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Nagekeo melalui Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan Pemerintah Daerah atas prestasi yang diraih MAN Nagekeo di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Silvester Teda Sada menyatakan bahwa capaian Juara I Lomba PJAS Aman Tingkat Nasional merupakan bukti nyata bahwa dunia pendidikan di Kabupaten Nagekeo terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa MAN Nagekeo mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan religius, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan dan kualitas hidup,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program PJAS Aman sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah, khususnya melalui penyediaan pangan yang sehat, aman, dan bergizi.
Silvester juga memberikan apresiasi kepada para guru, pengelola kantin, siswa, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan hingga MAN Nagekeo berhasil meraih prestasi tersebut. Ia berharap capaian ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Nagekeo untuk terus berinovasi dan berprestasi.
Selain itu, ia menyambut baik pembukaan kegiatan Class Meeting Semester Ganjil MAN Nagekeo, yang dinilainya sebagai ruang positif bagi siswa untuk menyalurkan bakat, kreativitas, sportivitas, serta memperkuat kebersamaan setelah menjalani proses pembelajaran yang padat selama satu semester.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung upaya-upaya peningkatan mutu pendidikan, karena generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi adalah fondasi utama pembangunan Nagekeo ke depan,” pungkasnya.


