NNB Indonesia — Aksi kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Ende. Seorang pria berinisial FN meninggal dunia akibat luka tusukan dalam insiden penikaman di Jalan Wirajaya, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah terjadi pada Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 23.39 WITA. Polisi telah mengamankan dua pelaku berinisial AV (19) dan AG (23) yang diduga terlibat dalam peristiwa tragis tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut keterangan Kapolres Ende AKBP I Gede Ngurah Joni M. peristiwa bermula ketika dua saksi, FT (20) dan KM (22), sedang makan di sebuah warung depan Kampus Akademi Keperawatan (Akper) Ende. Usai makan, keduanya pulang berboncengan menuju kos korban di Jalan Marilonga.

Namun, ketika melintas di depan SD Inpres Onekore 1, keduanya dihadang oleh orang tak dikenal (OTK) dan langsung dipukul. Meski sempat meminta maaf, kedua saksi melanjutkan perjalanan dan menceritakan kejadian itu kepada korban FN.

Mendengar cerita tersebut, FN memutuskan untuk menemani kedua saksi kembali ke lokasi guna memastikan siapa pelaku pemukulan itu. Mereka berjalan kaki menuju SD Inpres Onekore 1.

Sesampainya di sana, korban dan saksi melihat sekelompok anak muda sedang duduk di depan Patung Pelajar. Karena jumlah mereka cukup banyak, ketiganya memilih memutar arah melalui lorong SMA Negeri 1 Ende menuju Jalan Wirajaya.

Namun nahas, di samping tembok SDK St. Ursula Ende, dua pelaku, AV dan AG, muncul dan langsung mendorong korban hingga terjadi perkelahian. Dalam perkelahian itu, salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan menikam korban di bagian dada.

Melihat kejadian tersebut, kedua saksi berlari ke arah Kompi C Ende untuk mencari pertolongan. Saat kembali ke lokasi, mereka mendapati korban sudah bersandar di tembok TK Kartika, dalam kondisi bersimbah darah dengan luka tusuk di dada.

Korban segera dievakuasi menggunakan mobil patroli Kompi C ke RSUD Ende, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapolres Ende menegaskan, setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Ende langsung melakukan pengejaran. Dalam waktu beberapa jam, sekitar pukul 03.00 Wita, kedua pelaku berhasil ditangkap dan kini telah diamankan di Mapolres Ende.

“Pelaku sekarang sudah diamankan di Polres Ende untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kapolres.

Hingga kini, penyidik Satreskrim Polres Ende masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku untuk mengungkap motif penikaman tersebut. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi-saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan masyarakat Ende, yang menuntut aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku kekerasan dan memastikan rasa aman bagi warga.