NNB Indonesia — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi pesatnya perkembangan madrasah dalam beberapa tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa di tengah berbagai keterbatasan, madrasah tetap konsisten memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi bangsa yang kompetitif.
Menag mengakui bahwa alokasi anggaran untuk madrasah masih jauh dari ideal. Meski demikian, kualitas pendidikan yang dihasilkan tetap menunjukkan keunggulan.
“Walaupun minim anggaran, madrasah mampu mencetak prestasi luar biasa. Madrasah Indonesia di Serpong belum terkalahkan bahkan oleh sekolah paling mahal,” ujar Menag saat memberikan sambutan pada Milad Emas Pesantren Modern Ikatan Masjid Mubalig Indonesia Muttahidah (IMMIM) Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (16/11/2050).
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat pendidikan agama serta memastikan pemerataan pembinaan madrasah di seluruh Indonesia.
Menag juga menambahkan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan tambahan bagi pengembangan lembaga pendidikan Islam agar semakin mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dalam kesempatan yang sama, Menag turut mengapresiasi kontribusi IMMIM yang selama puluhan tahun telah melahirkan insan intelektual dan spiritual kebanggaan Indonesia.
Ia mengenang kedekatannya dengan para pembina IMMIM semasa muda dan mengaku banyak mendapat pelajaran berharga dari para guru.
“Saya tidak bisa melupakan jasa para guru di IMMIM. Apa yang saya capai hari ini tidak lepas dari bimbingan mereka,” tuturnya.
Saat ini IMMIM berdiri di pusat kota dan menjadi salah satu pesantren modern paling disegani di Indonesia. Lembaga ini dinilai berhasil memadukan tradisi pesantren dengan pendekatan pendidikan modern.
“IMMIM adalah model pembinaan yang berhasil. Di sini, bukan hanya NU dan Muhammadiyah, bahkan saudara-saudara Katolik pun berinteraksi dengan baik,” kata Menag.


